Monthly Archives: Maret 2010

>Semua Yahudi di Tanah Palestina Adalah Kombatan . Seluruh keturunan israel telah diajarkan kebencian tentang islam, anak-anak pun menjadi korban doktrin

>Banyak yang mengira bahwa Israeli Defense Force (IDF) atau Tentara Israel hanyalah para pemuda-pemudi Yahudi di Israel yang telah dilatih strategi dan cara bertempur secara professional. Sebab itu ketika pejuang-pejuang kemerdekaan Palestina meledakkan bom di wilayah pendudukan Zionis-Israel dan melukai para perempuan dan anak-anak, ada suara-suara miring yang menyatakan bahwa upaya tersebut sebagai terror terhadap warga sipil Yahudi yang tidak bersalah.

Orang-orang yang menyatakan hal tersebut beralasan bahwa salah satu hukum perang dalam Islam adalah melarang anak-anak dan kaum perempuan sebagai target perang dan tidak boleh dibunuh. Benarkah demikian?

Hukum Perang dalam Islam memang demikian. Namun yang dimaksud adalah anak-anak dan para perempuan musuh yang tidak sebagai kombatan, bukan merupakan kekuatan tempur musuh itu sendiri. Namun kenyataan yang terjadi di Palestina berbeda sama sekali. Semua orang Yahudi yang tinggal di Tanah Palestina merupakan kombatan dan terlatih dalam mempergunakan senjata.

Tidak ada Yahudi sipil di Palestina. Semua orang Israel adalah militer. Sebab itu pernyataan yang melarang pejuang-pejuang Palestina membunuh perempuan dan anak-anak Zionis-Yahudi yang berada di wilayah Palestina tersebut adalah salah besar. Semua orang Yahudi yang berada di dalam wilayah Tanah Palestina merupakan musuh yang bukannya lagi boleh, tapi wajib dibunuh (dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapat dosa), sampai dibebaskannya Al-Quds dan terusirnya orang-orang Yahudi dari Bumi Palestina.

Liburan di Kamp Militer

Bukan rahasia lagi jika para pelajar Yahudi yang tinggal di wilayah pendudukan senantiasa mengikuti program ‘Liburan di Kamp Militer’, sebuah program pemerintah Zionis yang mengisi masa liburan pelajar-pelajar Israel dengan program dan pelatihan menjadi bagian dari angkatan bersenjata Israel. Israel sendiri menganut sistem militer semesta yang mewajibkan para pemudanya menjadi tentara sukarela IDF yang setiap saat siap diterjunkan ke dalam medan pertempuran. Sedang yang berada di garis belakang menjadi pasukan pendukung seperti yang bergerak di bidang logistik, apakah itu berupa obat-obatan, makanan, sampai bidang dana.

Dan yang terakhir ini, yang mendukung Israel dalam segi dana peperangan, tidak saja berasal dari dalam wilayah pendudukan saja, tapi juga berasal dari seluruh perusahaan pendukung Israel di seluruh dunia, termasuk perusahaan-perusahaan asing yang membuka perwakilannya di Indonesia, seperti perusahaan waralaba makanan Amerika dan sebagainya.

Sebab itu, karena mereka merupakan pendukung aktif tentara Israel, sebagai ‘Batalyon Logistik Israeli Defense Forces (IDF)’ maka sudah semestinya seluruh umat Islam memboikotnya, sama sekali tidak mengalirkan uang kita kepada mereka dan bahkan seharusnya menimbulkan kerugian yang besar kepada mereka. Tentu saja, kondisi di berbagai negara berbeda-beda. Bagi umat Islam di Indonesia, sudah cukup dengan tidak membeli produk-produk mereka, bukan dengan jalan membom outlet-outlet mereka karena akan menyebabkan terbunuhnya banyak saudara-saudara kita yang sama sekali tidak bersalah. Bagi yang ingin melihat daftar perusahaan dan produk yang wajib diboikot silakan klik di http://www.inminds. Co. Uk.

Sistem militer semesta di Israel adalah serupa dengan yang diterapkan oleh Singapura, karena negeri mini tetangga Indonesia tersebut memang 100% mengadopsi sistem angkatan bersenjata Israel. The Brown Book dan The Blue Book, dua kitab pedoman angkatan bersenjata Singapura dibuat dan disusun oleh para perwira IDF. Sebab itu, negeri mini ini disebut juga sebagai “Basis Israel di Asia Tenggara’.

Terhadap anak-anak Israel yang masih kecil, di bawah 10 tahun, sejak bayi mereka telah diindoktrinasi ayat-ayat Setan Talmud sehingga menjadi anak-anak yang sangat anti Islam. Banyak artikel dan buku yang melukiskan betapa anak-anak Israel turut aktif membantu orangtua dan kakak-kakak mereka membunuhi orang-orang Palestina. Bahkan pernah di dalam satu sekolah taman kanak-kanak di wilayah pendudukan Israel, dilakukan percobaan untuk mengetahui sampai sejauh mana kebencian anak-anak Israel itu terhadap anak-anak Palestina.

Bocah-bocah Israel tersebut diperintahkan gurunya untuk menggambar anak-anak Palestina sesuai dengan perasaan mereka. Hasilnya sungguh membuat kita miris. Banyak dari anak-anak kecil Israel itu menggambar anak-anak Palestina dengan bagian tubuh tidak lengkap. Bahkan seorang anak kecil berusia Sembilan tahun menggambar seorang anak Palestina dengan kepala terpisah dari badan dan menulis kalimat, “Kami membenci kalian semua. Demi Tuhan, Kami akan membunuh dan memisahkan kepala kalian sehingga kalian masuk ke neraka!”

Inilah sedikit bukti-bukti bahwa tidak ada sipil Yahudi di Palestina. Sebab itu, siapa pun umat Islam yang berada di wilayah Palestina maka dia wajib untuk mengusir kaum penjajah ini jalan perang. Karena Zionis-Israel tidak mengerti bahasa lain selain bahasa perang.(Rizki)
http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/semua-yahudi-di-tanah-palestina-adalah-kombatan.htm

Iklan

>Waspada! Awal April Al-Aqsa Kembali Diserang

>KNRP – Kelompok Para Pengawas Sinagog, sebuh grup ekstremis Yahudi telah menyampaikan ajakan terbuka dan terang-terangan untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa dan pendirian sinagog di atas reruntuhannya. Lebih gawat lagi, kelompok itu menyatakan bahwa pada 1 April mendatang mereka akan melakukan aksi turun ke jalan di wilayah pendudukan di Ak-Quds (Yerusalem) dengan rute tujuan ke Masjid Al-Aqsa yang akan bertepatan dengan liburan Paskah Yahudi.

Kelompok garis keras itu dalam sebuah pernyataan persnya yang disebarkan melalui e-mail, seperti disitat situs paltoday, Sabtu (27/3), menambahkan, “Kelompok Para Pengawas Bukit Sinagog ini akan menggelar aksi turun ke jalan pada awal April untuk mengemban seruan Tuhan dan bangsa Israel yang berbunyi “Bangun sekarang juga Sionagog itu!”

Lalu kelompok itu mengatakan, “Di tempat ini, kita harus protes terhadap tekanan yang datang dari seluruh dunia, terutama dari Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama yang akan membagi Yerusalem dan menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina serta pembagian tanah Israel.”

Kelompok itu juga mengatakan bahwa perayaan Paskah ini akan memanggil Para Pengawas Sinagog dan Gerakan Tanah Israel dari Bukit Sinagog serta semuanya di Israel dan seluruh dunia untuk berdiri dan membantu gerakan Pengawas dari Gerakan Tanah itu dengan segala cara demi segera melakukan perubahan pada situasi yang memalukan di Bukit Sinagog, dan untuk segera membangun Bukit Sinagog (Kuil) itu di Gunung Moriah.

Terkait ajakan itu, Yayasan Al-Aqsa mengingatkan atas pelbagai upaya kelompok-kelompok Yahudi dalam penajisan Masjid Aqsha, dimana pada minggu depan akan menjadi hari-hari perayaan Hari Raya Paskah Ibrani, yang di antara rangkaian acaranya adalah memberikan pengorbanan di dalam Masjid Al-Aqsa tepatnya di antara Kubah Batu dan Kubah Silsilah.(milyas/pltd)

Waspada! Awal April Al-Aqsa Kembali Diserang(KNRP.OR.ID)

>Israel Tak Akan Segan Lakukan Serangan Lagi ke Gaza

>Seorang menteri senior Israel telah mengeluarkan ancaman yang menyatakan bahwa Tel Aviv akan “melikuidasi” Hamas cepat atau lambat. Ia juga menambahkan bahwa Israel mungkin akan kembali melancarkan serangan baru ke Jalur Gaza.

Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz, mengatakan Tel Aviv memang tidak menetapkan jadwal kapan akan menghilangkan gerakan Hamas, tapi ia menegaskan bahwa hal itu akan terjadi cepat atau lambat.

Dalam kesempatan tersebut dia menegaskan Israel tidak dapat mentoleransi gerakan Hamas menjadi lebih kuat. Steinitz tidak mengesampingkan kemungkinan invasi baru ke Gaza. Tel Aviv tidak punya pilihan melainkan harus mengambil tindakan tersebut, ujarnya.

Masih segar dalam ingatan bagaimana Israel meluncurkan perang 22-hari di pantai jalur pada bulan Desember 2008. Serangan ini menyebabkan lebih dari 1400 orang Palestina tewas dimana sebagian besar dari mereka adalah warga sipil. Perang juga meninggalkan ribuan tunawisma Palestina karena lingkungan tempat tinggal mereka telah rata akibat serangan pasukan Israel.

Steinitz juga menolah tekanan dari Amerika Serikat dan masyarakat internasional terhadap Israel untuk meringankan pengepungan terhadap Gaza. (mirzah/prstv)

www.knrp.or.id/berita/aktual/israel-tak-akan-segan-lakukan-serangan-lagi-ke-gaza.htm

>Amerika Suport Kejahatan Israel

>Gaza, Menteri Wakaf dan Urusan Agama dan ketua Komite Al-Quds Dr. Thalib Abu Sya’r menegaskan bahwa kementerian luar negeri Amerika adalah yang pertama kali mensuport kejahatan Israel yang meresmikan sinagog Haroob. Amerika juga yang mewajibkan paksa pejabat Palestina untuk tegas terhadap aksi provokasi.

Menteri Wakaf Palestina ini dalam statemen persnya yang salinannya di terima Infopalestina Selasa (16/3) menyimpulkan hal itu dari apa yang dilansir oleh media-media Israel bahwa jubir kementerian luar negeri Amerika Fhilip Karawali yang mengatakan kemarin “Kami resah sekali dengan intruksi pejabat Palestina yang ditanggapi secara salah dan pejabat Palestina harus tegas terhadap aksi provokasi warga Palestina,”.

Menteri ini menegaskan bahwa harian Haaretz menambahkan dalam beritanya soal statemen pejabat Amerika bahwa kali ini pertama kali sejak lama Amerika menuding warga Palestina. Padahal Amerika tidak menentang peresmian Israel terhadap Sinagog Haroob di Al-Quds

Ia menegaskan, Amerika juga menyetujui statemen Netanyahu pada saat sidang di Knesset soal berlanjutnya pembangunan pemukiman yahudi di Al-Quds dan meningkatnya serangan Israel ke Al-Quds dan masjid Al-Aqsha.

Abu Sya’r menegaskan, menteri luar negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan dalam statemen persnya bahwa Amerika dan Israel memiliki hubungan kuat yang tidak akan terputus dan Amerika masih komitmen untuk menjaga keamanan Israel.

Menteri Palestina ini menyimpulkan bahwa Amerika memberikan lampu hijau kepada Israel untuk meneruskan kejahatannya dan serangannya melalui telepon antara Clinton dan Netanyahu dengan mendukung pembangunan 1600 unit baru perumahan Israel di Al-Quds.

Menteri menegaskan pentingnya menghentikan perundingan dengan Israel di tengah aksi pembangunan permukiman dan serangan betubi-tubi kepada tempat suci Islam. (bn-bsyr/ip)

sumber terkait : dakwatuna.com